HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Mencegah Hantavirus Dengan Menjaga Kebersihan

Sekar Cahya K. Mahasiswi Semester 2/Prodi Kedokteran Hewan Universistas Airlangga  Lentera24.com - Tidak jarang kita menemui hewan kecil be...

Sekar Cahya K. Mahasiswi Semester 2/Prodi Kedokteran Hewan Universistas Airlangga 

Lentera24.com - Tidak jarang kita menemui hewan kecil bernama tikus, terutama di kota-kota besar. Meski tubuhnya kecil, namun tikus dapat menjadi penyebab timbulnya berbagai penyakit pada manusia. Terlebih pada musim hujan seperti saat ini, banyak tikus berkeliaran untuk mencari tempat tinggal dan sumber makanan. Tidak jarang tikus-tikus tersebut masuk ke dalam rumah kita. Tikus biasanya berkeliaran di waktu malam dan mencari makanan sisa di sekitar kita. Tentunya hal ini meresahkan dan membahayakan kesehatan manusia, sebab tikus salah satu penyebab penyakit zoonosis.

Salah satu penyakit yang disebabkan oleh tikus namun masih kurang dikenal adalah penyakit Hantavirus. Penyakit yang memiliki nama asli Hantavirus Pulmnary Syndrome (HPS) ini merupakan penyakit zoonosis dari virus kelompok genus Hantavirus. Penyakit ini termasuk penyakit zoonosis karena, penularan dan penyebarannya terjadi dari hewan ke manusia, lebih tepatnya dari hewan tikus. 

Penyebaran dari hewan tikus ke manusia tersebut dapat terjadi seperti kontak langsung dengan urine, air liur, atau feses dari hewan tikus yang terinfeksi. Penyakit Hantavirus pertama kali terjadi di Amerika Serikat, namun saat ini sudah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Gejala-gejala yang timbul pada manusia yang terinfeksi virus Hantavirus yaitu tubuh menjadi demam, pusing, lesu, sesak napas, batuk, diare dan nyeri pada otot. Penyakit Hantavirus ini tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Jadi, ketika seseorang mengalami penyakit Hantavirus, orang tersebut tidak dapat menularkan penyakit ini kepada orang lain walau melakukan kontak fisik. Apabila seseorang ingin memeriksakan dirinya terkena penyakit Hantavirus atau tidak, maka dapat dilakukan pemeriksaan melalui tes darah dan pemeriksaan tambahan lainnya. 

Namun, apabila seseorang sudah mengalami penyakit Hantavirus dan tidak segera ditangani maka akan dapat menyebabkan turunnya tekanan darah, gagal jantung, bahkan hingga kematian.

Mengingat bahwa penyebab utama dari penyakit Hantavirus ini adalah hewan pengerat yang sering kita jumpai yaitu tikus, maka kita dapat mencegah penyakit Hantavirus dengan memblokir akses yang dapat dilewati atau dimasuki oleh tikus di lingkungan kita, tidak membiarkan sampah menumpuk terutama sampah makanan sisa, selalu membersihkan lingkungan di sekitar kita, dan selalu waspada dengan menyiapkan perangkap tikus di dalam rumah. ***