HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Polres Langsa Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Mushalla SMPN 5 Manyak Payed

Lentera24.com | LANGSA - Penyidik Polres Langsa sedang melakukan lidik terkait indikasi adanya dugaan korupsi pembangunan Mushala di SMP Ne...

Lentera24.com | LANGSA - Penyidik Polres Langsa sedang melakukan lidik terkait indikasi adanya dugaan korupsi pembangunan Mushala di SMP Negeri 5 Kampung Matang Cincin Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang tahun anggaran 2021.


Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH, SIK, MH dikonfirmasi wartawan, Senin (31/1/22) via seluler terkait kasus dugaan korupsi pembangunan mushala di SMPN 5 Manyak Payed mengatakan mungkin masih proses lidik bang. 


"Terkait kasus dugaan korupsi pembangunan mushala di SMPN 5 Manyak Payed, mungkin lagi proses lidik. Untuk lebih detailnya silahkan hubungi kasat Reskrim bang," ujar Kapolres Langsa di ujung telepon. 


Berdasarkan data yang dihimpun media ini, pembangunan Musholla SMP Negeri 5 Manyak Payed bersumber dari dana Otsus Tahun 2021 sebesar Rp. 289.558.000,00 dan dikerjakan oleh CV. Gelenta Jaya dengan Konsultan Perencanaan oleh CV. Grow Design dan Konsultan Pengawasan CV. Gaz Design.


Diberitakan sebelumnya, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang, Hadi Firmansyah yang dikonfirmasi via seluler membenarkan bahwa dirinya ada dipanggil bagian Tipikor Polres Langsa untuk dimintai keterangan terkait pembangunan Pembangunan Musholla SMP Negeri 5 Manyak Payed.


"Iya benar ada pemanggilan dari pihak Polres Langsa. Baru sekali pemanggilan. Pemanggilan itu untuk diminta keterangan terhadap pembangunan Mushola," sebut Hadi singkat.

Sementara Wan PT salah seorang yang mengaku dirinya pekerja atau yang mendapat kerjaan tersebut mengatakan kami sudah selesai mengerjakan sesuai RAB, memang tidak ada plapon, maupun lantai tidak di keramik, itu sudah sesuai gambar yang kami terima, mana mungkin kami kerjakan yang tidak ada anggarannya salah kami, itu sudah sesuai apa yang menjadi kewajiban kami, jawab Wan PT. []L24.Sai