Lentera24.com | ACEH TIMUR - Hadirnya Para ulama dari beberapa kabupaten/kota diprovinsi Aceh dan unsur Muspida Aceh Timur dan Muspika Julo...
Lentera24.com | ACEH TIMUR - Hadirnya Para ulama dari beberapa kabupaten/kota diprovinsi Aceh dan unsur Muspida Aceh Timur dan Muspika Julok serta diikuti ribuan jamaah dari berbagai daerah untuk mengikuti kegiatan Maulid dan Muzakarah di Pondok Pesantren (Ponpes) Dayah BUSTANUL HUDA Yang Ke 10, Gampong Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (30/01/22).
Adapun Para Ulama yang menjadi pemateri muzakarah diantaranya ialah Tgk. Nuruzzahari (Waled Nu/Samalanga), Tgk. H. Abdul Manan (Abu Blang Jruen/Aceh Utara), Tgk H.M.Amin (Ayahmin/Cot trueng),Tgk. H. M. Djafar (Abi Lueng Angen/Aceh Utara), dan Tgk. H. M. Daud Hasbi (Abi Lueng Putu/Pidie Jaya).Selanjutnya, Tgk. H. Asnawi (Abi Beunot/ Aceh Timur), Tgk. H. Muhammad Ismi, Lc (Abu Madinah/Banda Aceh), dan Tgk H. M. Ali (Abu Paya Pasi/Aceh Timur) serta para pimpinan dayah dalam wilayah Aceh Timur dan luar Aceh Timur.
Dihadapan ribuan jamaah muzakarah, para alim ulama membahas berbagai persoalan umat yang terus menjadi perdebatan, seperti perbedaan pendapat mengenai Akad Nikah dan nikah Siri, Muzarabah, Mewarnai Rambut, pasang Kawat Gigi, Pembangunan sekolah ditanah Wakaf Untuk Dayah, Serta Fee Program Aspirasi dan Proyek Pemerintah dan lainnya.
Muzakarah kali ini dipandu Tgk. H. Abdul Manan atau Abu Blang Jruen selaku moderator. Persoalan lainnya yang dibahas juga mengenai hitungan atau bagian hak Amel dalam pengumpulan Sedaqah atau zakat.
Selain itu Dalam kesempatan tersebut, alim ulama juga membahas banyak hal mengenai prilaku masyarakat jaman sekarang supaya tidak lari dari tuntunan hidup seperti yang telah bawa oleh Rasulullah Nabi Muhammad saw.
Ketua Panitia Maulid dan Muzakarah Ulama, Tgk. Samsul Bahri mengatakan, hasil muzakarah nantinya akan dirumuskan menjadi kesimpulan. Nantinya juga akan menjadi rekomendasi yang tembusannya ikut diberikan ke pemerintah melalui Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat.
"Kegiatan muzakarah tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker dan menjaga jarak. Bahkan seluruh panitia dan santri yang terlibat dalam muzakarah itu telah melakukan vaksinasi sebagai program pemerintah dalam mencegah penularan wabah Covid-19," kata Tgk. Samsul Bahri
Kegiatan Maulid dan muzakarah kali ini dengan turut mengundang seluruh jamaah dan alim ulama murni diselenggarakan Ponpes/Dayah Bustanul Huda (Paya Pasi) dibawah Pimpinan Tgk. H. M. Ali yang akrab disapa Abu Paya Pasi merupakan Ketua Majelis Fatwa Lembaga Wali Nanggroe Aceh. Kegiatan juga dirangkai dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 hijriyah.
Sebelumnya, ratusan jamaah juga menggelar salat subuh berjamaah di Masjid Baitul izzah Gampong Alue Cek Doi, Kecamatan Julok. Lalu dilanjutkan dengan zikir dan doa yang dikhususkan kejayaan dan keselamatan muslimin dan muslimat seluruh dunia.[] L24.Zal.
Teks Foto : Para Ulama dan Ribuan Jama'ah saat peringati Maulid Nabi Muhammad dan Muzakarah Ulama ke 10 di Dayah Bustanul Huda (Paya Pasi), Minggu 30/1/2022.