HIDE

GRID

GRID_STYLE

Post Snippets

FALSE

Hover Effects

TRUE
{fbt_classic_header}

Breaking News:

latest

Anak Bunuh Ayah Kembali terjadi Di Bumi Muda Sedia

Lentera 24 .com | ACEH TAMIANG  -- Warga Kampung Tanjung Mancang Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang, di kejutkan dengan peristiw...

Lentera24.com | ACEH TAMIANG --
Warga Kampung Tanjung Mancang Kecamatan Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang, di kejutkan dengan peristiwa percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh pemuda berinisial TMA, (24) yang merupakan warga setempat terhadap ayah kandungnya, T Mul, (44) dengan menggunakan sebilah parang. 

Akibatnya, T Mul mengalami luka robek parah di bagian kepala serta leher dan terpaksa di larikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang untuk mendapatkan pertolongan medis, karena kondisinya sudah mulai kritis. 

Kapolres melalui Kapolsek Kejuruan Muda, IPDA, Yose Ruzaldi mengatakan, pelaku pembacokan T Mul tidak lain adalah anak kandungnya sendiri. 

Usai membacok sang ayah, pelaku TMA mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri dengan parang yang digunakannya untuk menebas ayahnya. 

"Dari hasil keterangan para saksi, anak kandung T Mul juga diketahui selama ini mengalami gangguan jiwa dan pernah di rawat di RSUZA Banda Aceh di tahun 2020 lalu. Diduga akibat penyalahgunaan narkoba," kata Yose, Jumat, (7/5/2021). 

Insiden berdarah tersebut, Yose mengungkapkan, terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. Saat itu, adik pelaku yang bernama Rapli Pirmansyah, (16) mendengar keributan antara TMA yang merupakan abang kandungnya dengan sang ayah dari dalam kamar TMA. 

Mendengar keributan tersebut, Rapli langsung membuka pintu kamar tersebut. Setelah pintu terbuka, alangkah terkejutnya Rapli ketika melihat ayahnya sudah berlumuran darah, dengan luka bacok dibagian kepala dan leher. 

"Sontak ia pun langsung berlari keluar sembari berteriak meminta pertolongan dari para tetangga," katanya. 

Tetangganya, Syafrizal, (34) yang mendengar teriakan minta tolong dari Rapli langsung berlari mendatangi rumahnya bersama warga lainnya untuk memberikan pertolongan. 

"Setelah masuk ke dalam kamar, Safrizal melihat pelaku atau TMA sudah berlumuran darah dengan luka robek di leher dengan posisi berdiri," katanya. 

Tanpa melihat kondisi T Mul yang saat itu juga dalam kondisi terluka parah di dalam kamar itu, Syafrizal langsung menghubungi pihak Puskesmas Kejuruan Muda untuk memberikan pertolongan terhadap TMA. 

Sementara, kata Yose, warga lainnya menghubungi anggota Polsek Kejuruan Muda, dan sebagian lainnya membantu mengevakuasi T Mul dan membawanya ke RSUD Aceh Tamiang. Namun, nyawa T Mul tidak dapat tertolong akibat kehabisan darah karena luka bacok yang di alaminya. 

"Saat ini, pihak RSUD Aceh Tamiang sudah menyerahkan jasad T Mul ke pihak keluarga guna dilakukan proses pemakaman. Sementara, anaknya TMA masih di rawat intensif di RSUD Aceh Tamiang," kata Yose.

Yose menambahkan, saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti apa penyebab pasti serta motif TMA tega melakukan pembacokan terhadap ayah kandungnya.

"Masih sedang dalam penyelidikan, serta masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta keluarga," ujarnya.[]L24-Sai


Teks foto : Korban dan pelaku saat berada di rumah sakit umum daerah Aceh Tamiang (Saiful Alam /Lentera24.com)