Lentera 24 .com |ACEH TIMUR -- Wabah virus corona covid 19 telah mendera semua ornament dan unsur penunjang kerja, terlebih bagi para peke...
Lentera24.com |ACEH TIMUR -- Wabah virus corona covid 19 telah mendera semua ornament dan unsur penunjang kerja, terlebih bagi para pekerja profesi wartawan, ironis tak ada satupun dari instansi pemerintah yang berikan empati keprihatinannya kepada para wartawan dan keluarganya.
Humas Persatuan Wartawan Online Aceh (PWO Aceh) Dedi Saputra |
Hal itu dikatakan Humas Persatuan Wartawan Online Aceh (PWO Aceh) Dedi Saputra atau yang akrab disapa Dedi ini, Minggu (3/5/20).
Dedi menyinggung selama wabah virus corona mendera diberbagai wilayah Indonesia, terlebih di Aceh khususnya Aceh Timur, tak ada satupun dari instansi pemerintah dalam hal ini yang berikan empati keprihatinannya kepada para wartawan dan keluarganya.
“Sejauh ini tidak ada perhatian khusus baik dari Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Daerah lainnya di Aceh untuk menganggarkan kebutuhan teman-teman wartawan dan keluarganya, padahal semua tau bahwa profesi inilah yang paling rentan dilapangan saat melakukan tugaanya." ujar Dedi.
Menurutnya, jika Tiga unsur penjabat tinggi bisa lebih terbuka dan melihat jeritan para wartawan maupun keluarganya, tentu terdengar sangat menyayat hati. Namun itulah kekuatan wartawan yang tak mudah mengeluh, meski kondisi sulit.
“Saya kira Pemkab Aceh Timur, bisa memahami dan mengerti, wartawan juga garda terdepan untuk meliput berita covid-19, tak perlu teman-teman teriak dan menjerit dampak ekonomi yang menjerat leher dampak dari wabah virus Corona covid 19,“ jelasnya.
Sebagai Humas persatuan wartawan online Aceh (PWO Aceh) Dedi, kurang lebih ada 80 media yang terdaftar pada Humas Setdakab Aceh Timur yang harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah Aceh Timur, pungkas Dedi.[]L24.M.Amin