Lentera 24 .com | BANDA ACEH - Sebanyak 28.000 ton tanah pozzolan diekspor dengan kapal kargo MV Ying Li berbendera Panama dari Pelabuhan M...
Lentera24.com | BANDA ACEH - Sebanyak 28.000 ton tanah pozzolan diekspor dengan kapal kargo MV Ying Li berbendera Panama dari Pelabuhan Malahayati, Banda Aceh. Kapal dengan tonase 24.953 GT dan panjang 181,50 meter itu rencananya akan bersandar lagi di Pelabuhan Malahayati yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) 1 Cabang Malahayati yang berlokasi di Krueng Raya Aceh Besar, beberapa bulan ke depan untuk mengangkut sekitar 300.000 ton tanah pozzolan.
Vice Presiden Humas Pelindo 1 Medan Fiona Sari Utami kepada medanbisnisdaily.com, Rabu (29/1/2020) mengatakan, ekspor perdana 28.000 ton tanah pozzolan yang dikapalkan melalui Pelabuhan Malahayati Banda Aceh itu dilakukan, Selasa (28/1/2020).
Direncanakan kata Fiona, total ekspor tanah pozzolan dari Aceh ke Bangladesh akan mencapai 300.000 ton yang diangkut oleh kapal yang sama. General Manager Pelindo 1 Cabang Malahayati, Sam Arifin Wiwi, menambahkan, ekspor tanah pozzolan sebanyak 28.000 ton ini merupakan yang pertama di tahun 2020.
“Kami berharap frekuensi dan kuantitas kegiatan ekspor tanah pozzolan dan komoditas lainnya melalui Pelabuhan Malahayati semakin meningkat dan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung peningkatan perekonomian di Provinsi Aceh” kata Sam Arifin.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas ekspor tanah pozzolan ini, kata Sam, Pelindo 1 terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan di Pelabuhan Malahayati.
“Pelindo 1 terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan mengembangkan Pelabuhan Malahayati yang dapat mendukung potensi peningkatan pendapatan daerah di wilayah Aceh. Diawali dengan kegiatan ekspor pozzolan, tentunya semua pihak kita harapkan dapat saling bersinergi untuk memotivasi dan mendorong minat pelaku usaha di berbagai sektor untuk memanfaatkan potensi perdagangan melalui moda tranportasi laut di Pelabuhan Malahayati,” kata Sam Arifin berharap.
Fiona Sari Utami menambahkan, saat ini Pelabuhan Malahayati memiliki dermaga dengan panjang 380 meter, lapangan penumpukan seluas 30.971meter persegi, dan didukung alat bongkar muat berupa satu unit HMC, 2 unit Mobile Crane, tiga unit forklift dan enam unit truk pengangkut peti kemas dan alat lainnya.
“Pelabuhan Malahayati sendiri juga memiliki kedalaman alur 9,5 meter, dermaga yang mendukung, adanya pelayaran yang terjadwal, tersedianya alat bongkar muat, lapangan penumpukan peti kemas dan transportasi jalan yang mendukung. Sehingga sangat mendukung untuk masuknya akivitas ekspor impor melalui Pelabuhan Malahayati dalam meningkatkan daya saing harga barang di Aceh,”kata Fiona.
Fiona menjelaskan, tanah pozzolan adalah bahan yang mengandung senyawa silika atau silika alumina dan alumina, yang tidak mempunyai sifat mengikat seperti semen. Pozzolan dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan proses pembentukannya, yaitu pozzolan alam dan pozzolan buatan.
Pozzolan alam adalah bahan alam yang merupakan sedimentasi dari abu atau lava gunung berapi yang mengandung silica aktif (pozzolan alam banyak terdapat di Aceh). Sedangkan untuk pozzolan buatan banyak jenisnya, baik merupakan sisa pembakaran dari tungku, maupun hasil pemanfaatan limbah yang diolah menjadi abu yang mengandung silica. Material pozzolan dapat digunakan sebagai material tambahan dalam campuran semen. []
Sumber : Medan Bisnis
Vice Presiden Humas Pelindo 1 Medan Fiona Sari Utami kepada medanbisnisdaily.com, Rabu (29/1/2020) mengatakan, ekspor perdana 28.000 ton tanah pozzolan yang dikapalkan melalui Pelabuhan Malahayati Banda Aceh itu dilakukan, Selasa (28/1/2020).
Direncanakan kata Fiona, total ekspor tanah pozzolan dari Aceh ke Bangladesh akan mencapai 300.000 ton yang diangkut oleh kapal yang sama. General Manager Pelindo 1 Cabang Malahayati, Sam Arifin Wiwi, menambahkan, ekspor tanah pozzolan sebanyak 28.000 ton ini merupakan yang pertama di tahun 2020.
“Kami berharap frekuensi dan kuantitas kegiatan ekspor tanah pozzolan dan komoditas lainnya melalui Pelabuhan Malahayati semakin meningkat dan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung peningkatan perekonomian di Provinsi Aceh” kata Sam Arifin.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas ekspor tanah pozzolan ini, kata Sam, Pelindo 1 terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan di Pelabuhan Malahayati.
“Pelindo 1 terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan mengembangkan Pelabuhan Malahayati yang dapat mendukung potensi peningkatan pendapatan daerah di wilayah Aceh. Diawali dengan kegiatan ekspor pozzolan, tentunya semua pihak kita harapkan dapat saling bersinergi untuk memotivasi dan mendorong minat pelaku usaha di berbagai sektor untuk memanfaatkan potensi perdagangan melalui moda tranportasi laut di Pelabuhan Malahayati,” kata Sam Arifin berharap.
Fiona Sari Utami menambahkan, saat ini Pelabuhan Malahayati memiliki dermaga dengan panjang 380 meter, lapangan penumpukan seluas 30.971meter persegi, dan didukung alat bongkar muat berupa satu unit HMC, 2 unit Mobile Crane, tiga unit forklift dan enam unit truk pengangkut peti kemas dan alat lainnya.
“Pelabuhan Malahayati sendiri juga memiliki kedalaman alur 9,5 meter, dermaga yang mendukung, adanya pelayaran yang terjadwal, tersedianya alat bongkar muat, lapangan penumpukan peti kemas dan transportasi jalan yang mendukung. Sehingga sangat mendukung untuk masuknya akivitas ekspor impor melalui Pelabuhan Malahayati dalam meningkatkan daya saing harga barang di Aceh,”kata Fiona.
Fiona menjelaskan, tanah pozzolan adalah bahan yang mengandung senyawa silika atau silika alumina dan alumina, yang tidak mempunyai sifat mengikat seperti semen. Pozzolan dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan proses pembentukannya, yaitu pozzolan alam dan pozzolan buatan.
Pozzolan alam adalah bahan alam yang merupakan sedimentasi dari abu atau lava gunung berapi yang mengandung silica aktif (pozzolan alam banyak terdapat di Aceh). Sedangkan untuk pozzolan buatan banyak jenisnya, baik merupakan sisa pembakaran dari tungku, maupun hasil pemanfaatan limbah yang diolah menjadi abu yang mengandung silica. Material pozzolan dapat digunakan sebagai material tambahan dalam campuran semen. []
Sumber : Medan Bisnis