suara-tamiang.com | Anggota DPRK Aceh Tamiang, Mustafa MY Tiba mengatakan, lima tahun terakhir penerapan Syariat Islam di kabupaten itu ...
suara-tamiang.com | Anggota DPRK Aceh Tamiang, Mustafa MY Tiba mengatakan, lima tahun
terakhir penerapan Syariat Islam di kabupaten itu tak jalan dan terkesan
kegiatan yang dilakukan hanya serimonial saja, sehingga judi dan
kemaksiatan marak di Tamiang.
Mustafa MY Tiba, Minggu (9/2) mengatakan, lima tahun terakhir penerapan Syariat Islam di Aceh Tamiang seperti tak jalan serta tanpa ada gebrakan dari dinas tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan, menurut Mustafa, justru hanya bersifat serimonial saja seperti perayaan Maulid, Isra Mikraj, perayaam penyambutan Idul Fitri, Idul Adha dan tahun baru Islam.
Indikator tidak berjalannya penegakan Syariat Islam di Aceh Tamiang, sebut Mustafa, masih maraknya judi togel dan kalangan remaja yang memakai pakaian tak sesuai Qanun syariat juga tak terbendung. “Kami berharap program Dinas Syariat Islam bukan sekedar serimonial saja namun lebih pada penerapan lapangan,”ujarnya.
Politisi PKS ini menyarankan, agar Dinas Syariat Islam mengevaluasi kembali penegakan dan pembumian Syariat Islam di Aceh Tamiang, sehingga hasil yang diperoleh lebih terukur dan progresnya juga dapat dirasakan.”Kami berharap bupati dapat melakukan evaluasi menyeluruh agar penegakan syariat Islam bisa berjalan,”pinta politisi PKS tersebut. | Sumber : Serambinews
Mustafa MY Tiba, Minggu (9/2) mengatakan, lima tahun terakhir penerapan Syariat Islam di Aceh Tamiang seperti tak jalan serta tanpa ada gebrakan dari dinas tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan, menurut Mustafa, justru hanya bersifat serimonial saja seperti perayaan Maulid, Isra Mikraj, perayaam penyambutan Idul Fitri, Idul Adha dan tahun baru Islam.
Indikator tidak berjalannya penegakan Syariat Islam di Aceh Tamiang, sebut Mustafa, masih maraknya judi togel dan kalangan remaja yang memakai pakaian tak sesuai Qanun syariat juga tak terbendung. “Kami berharap program Dinas Syariat Islam bukan sekedar serimonial saja namun lebih pada penerapan lapangan,”ujarnya.
Politisi PKS ini menyarankan, agar Dinas Syariat Islam mengevaluasi kembali penegakan dan pembumian Syariat Islam di Aceh Tamiang, sehingga hasil yang diperoleh lebih terukur dan progresnya juga dapat dirasakan.”Kami berharap bupati dapat melakukan evaluasi menyeluruh agar penegakan syariat Islam bisa berjalan,”pinta politisi PKS tersebut. | Sumber : Serambinews