Puluhan pemuda Kristinia di Filipina melakukan unjuk rasa menyerukan agar rencana konser Lady Gaga di negara itu dibatalkan walaupun p...
Puluhan pemuda Kristinia di Filipina melakukan unjuk rasa
menyerukan agar rencana konser Lady Gaga di negara itu dibatalkan walaupun
pemerintah menjamin penyanyi pop Amerika tidak diizinkan memakai baju seksi.
Sekitar 60 anggota kelompok yang menyebut diri Pemuda Injil
Filipina menurut BBC News melakukan demonstrasi di depan gedung
dewan kota dan menyatakan mereka tersinggung atas musik dan video Lady Gaga,
terutama lagunya berjudul "Judas" yang menurut mereka mengejek Yesus
Kristus.
Antonino Calixto -walikota kawasan Pasay di Manila, tempat
rencana konser Lady Gaga- mengatakan para pengawas akan memastikan Lady Gaga
tidak melanggar aturan yang mereka tetapkan.
"Kami telah mengingatkan produser konser Lady Gaga agar
dalam pertunjukan secara keseluruhan, ia tidak berpenampilan seronok atau
melakukan tindak yang dapat menyinggung moral dan tradisi," kata Calixton
dalam satu pernyataan.
Lady Gaga telah mendapatkan izin untuk konser pada hari
Senin dan Selasa depan.
Namun pemimpin protes dan mantan anggota kongres Benny
Abante mengatakan organisasinya merencanakan mengajukan tuntutan terhadap Lady
Gaga dan penyelenggara konser bila ia menyanyikan lagu "Judas" dalam
konser di Manila.
"Kami telah mengingatkan produser konser Lady Gaga agar
dalam pertunjukan secara keseluruhan, ia tidak berpenampilan seronok atau
melakukan tindak yang dapat menyinggung moral dan tradisi."
Pihak promotor konser belum mengeluarkan rincian tentang
lagu-lagu yang akan dibawakan.
Mantan walikota Manila Jose Atienza mengatakan penyanyi dan pihak penyelnggara dapat dihukum bila menghina agama atau ras.
Mantan walikota Manila Jose Atienza mengatakan penyanyi dan pihak penyelnggara dapat dihukum bila menghina agama atau ras.
Berdasarkan hukum di negara dengan penduduk mayoritas
Katolik itu, sanksi berkisar antara enam bulan sampai enam tahun penjara.
Tetapi belum pernah ada orang yang dikenakan hukuman terkait penghinaan agama
atau rasis baru-baru ini.
Kelompok pemuda Kristiani Filipina berjanji akan melakukan
protes lebih lanjut hari Sabtu di dekat tempat pertunjukan.
Rabu lalu, pihak kepolisian Indonesia menyatakan menolak
memberikan izin penyanyi ini untuk tampil di Jakarta menyusul masukan dari
sejumlah kalangan termasuk Majelis Ulama Indonesia.
Namun pihak promotor Big Daddy mengatakan masih berharap
untuk mencari cara agar konser Lady Gaga tanggal 3 Juni di Jakarta masih tetap
dapat dilangsungkan.
Dalam konser di Seoul, Hong Kong dan Tokyo, Lady Gaga menuju
panggung dengan kuda mekanis, dan mengenakan baju hitam.
Setelah Manila, tur akan dilanjutkan ke Bangkok dan Singapura.
Setelah ia Lady Gaga direncanakan mengadakan konser di Jakarta sebelum terbang
ke Selandia Baru dan Autralia.
Editor : Yeddi
Sumber : Trubunews